Perlukah Olahraga Untuk Balita? Simak Penjelasannya

Perlukah para orang tua menyiapkan kegiatan olahraga untuk balita? Usia bayi bawah lima tahun merupakan masa-masa emas pertumbuhan anak. Oleh sebab itu, dengan memberikan aktivitas olahraga yang sesuai akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak anak.


Olahraga akan memberi banyak manfaat untuk si kecil sekaligus pengenalan sejak dini pada kegiatan kebugaran. Dengan begitu diharapkan anak akan memiliki ketertarikan pada olahraga dan mengarahkan anak untuk melakukan pola hidup sehat. Lalu apa saja manfaat yang didapat dari olahraga tersebut bagi balita?

Berbagai Manfaat Olahraga yang Baik Bagi Balita
Anak yang terbiasa dengan olahraga sejak dini akan mendapatkan tubuh yang lebih sehat dan bugar. Pertumbuhan tulang dan otot semakin baik dan kuat. Sistem imun semakin kebal, mengasah kemampuan motorik pada anak hingga mencegah berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas bahkan kanker.

Disamping manfaat kesehatan fisik ada juga manfaat kesehatan psikis untuk anak. Dengan olahraga maka anak akan belajar berpartisipasi sehingga akan tergerak untuk mengendalikan emosi lebih baik.

Anak juga akan merasa gembira dengan pencapaian pada aktivitas olahraganya, sehingga hal ini mengurangi resiko stress atau tantrum pada anak. Balita juga akan belajar untuk bersosialisasi dengan orang lain yang kemudian akan membantunya mengasah karakter dan membangun kepribadian yang baik.

Cara Mengenalkan Olahraga Untuk Balita
Sebelum mengenalkan kegiatan olahraga pada anak, perlu Anda perhatikan bagaimana kemampuan dasar yang dimiliki oleh balita Anda seperti menggenggam, merangkak, berdiri, berjalan, berlari hingga melompat. Semua perlu Anda sesuaikan dengan usia dan kemampuan tersebut.

Mulailah dengan mengenalkan gerakan yang ringan dan mudah diikuti oleh anak. Lalu coba dengan menggabungkan dua gerakan atau lebih secara bertahap untuk menciptakan manuver gerakan olahraga yang lebih berkembang.

Perhatikan pula bagaimana anak merespon setiap pembelajaran olahraga yang disampaikan. Kenalkan seluruh proses belajar berolahraga dengan suasana yang menyenangkan sehingga anak cenderung lebih aktif dan tertarik untuk mengikutinya.

Jenis Olahraga yang Cocok Untuk Balita
Apa saja jenis olahraga yang cocok untuk balita? Anda dapat melatih olahraga pada anak sesuai dengan usianya. Di usia 0-12 bulan gerakan olahraga dapat dimulai dengan stimulasi menggenggam, menggerakkan tangan dan kaki, menengok ke kanan dan kiri, merangkak dan belajar memindahkan objek benda.

Kemudian untuk usia 1-3 tahun lakukan dengan memberi kesempatan berjalan-jalan di luar rumah untuk mengenalkannya pada dunia luar sehingga anak dapat mengeksplorasi dirinya. Di luar rumah ada beberapa aktivitas olahraga yang dapat dilakukan seperti melompat, memanjat dan berlari.

Dengan berbagai aktivitas tersebut maka akan membuat jantung lebih sehat, badan lebih bugar dan otot lebih kuat serta mampu membakar kalori agar anak tumbuh dengan berat ideal. Sedangkan di usia 3-5 tahun anak dapat melakukan kegiatan olahraga seperti berenang, bersepeda, lempar tangkap bola atau sepak bola. Ajari anak gerakan-gerakan yang mudah dan bermanfaat. Lakukan secara rutin agar mendapat hasil stimulus yang baik bagi kesehatan dan kebiasaannya.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Kegiatan Olahraga pada Si Kecil.
Ajaklah anak dengan metode yang santai, menarik dan penuh gembira. Anak akan memperhatikan gestur tubuh dan mimik wajah Anda saat mengajaknya berolahraga. Dengan pengenalan yang menarik anak akan riang dan gembira dalam mengikuti arahan Anda.

Jangan memaksakan anak untuk melakukan gerakan dengan sempurna, namun cobalah untuk terus  menyemangati setiap perkembangan yang ditunjukkan oleh anak. Kemudian pastikan olahraga dilakukan saat kondisi anak benar-benar fit sehingga olahraga untuk balita aman dilakukan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel